PEJALAN KAKI (I)
PEJALAN KAKI (I)
(Renungan
di jalan kehidupan)
Kami, empat insan
pejalan
menyusuri bumi Allah — dari Cawas hingga pantai Parangtritis,
melangkah di jejak-jejak tanah warisan para pendahulu,
membaca ayat-ayat-Nya terbentang di bumi dan langit.
Di musim libur, kala
usia muda bergelora,
kami jajah projo
milangkori,
menyibak tabir hikmah di kiri-kanan jalan.
Kami melihat — rona kehidupan,
wajah-wajah bumi,
isyarat-isyarat yang menggetarkan hati.
Tamasya jiwa dalam tiga hari tiga malam,
jejak langkah kami menoreh cerita —
bagi generasi yang lahir kemudian.
Sebab kami sadar,
Allah berfirman:
“Dialah yang
menjadikan bumi mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan
makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali
setelah) dibangkitkan.”
(Al-Mulk:15)
Waktu
tak henti berjalan,
dan perjalanan ini,
adalah
ziarah kami sebelum senja usia menjemput.
*****
Budiyono
Medio Juni 1979

0 Response to "PEJALAN KAKI (I)"
Post a Comment
mohon meninggalkan komentar