-->

Puisi Penguasa Hari Pembalasan

Budiyono Dion, Bahasaku

Puisi Penguasa Hari Pembalasan


Maaliki Yaumiddin,
Pemilik takdir yang tersembunyi,
Di tangan-Mu, waktu berputar dengan hikmah,
Seperti roda yang menggelinding tanpa henti,
Menyentuh setiap jiwa yang terhitung,
Di ujung perjalanan yang pasti.

Engkau adalah Raja,
Yang memerintah tak hanya di dunia yang fana,
Tapi juga di langit yang tak terjangkau mata,
Kau pemilik setiap nafas yang kita hembuskan,
Yang menentukan setiap langkah yang kita tempuh,
Dalam jeda yang tak terhitung,
Dalam ruang yang tak terjangkau,
Engkau adalah penguasa segala yang tampak dan yang tersembunyi.

Hari Pembalasan—hari yang menanti,
Seperti bayang-bayang yang menunggu di balik senja,
Tak ada yang mampu melarikan diri,
Semua akan menghadapi ruang yang penuh cahaya,
Atau kehampaan yang tak pernah terasa sebelumnya,
Setiap perbuatan, setiap kata,
Akan terungkap di hadapan-Mu.

Maaliki Yaumiddin—
Dalam setiap kata, ada keadilan yang tak terelakkan,
Seperti timbangan yang selalu tepat,
Tak lebih dan tak kurang,
Keadilan-Mu adalah lautan yang tak pernah surut,
Yang membawa setiap amal kembali pada asalnya,
Menemukan tempat yang layak bagi setiap jiwa.

Kau yang Maha Mengetahui,
Yang memisahkan antara yang benar dan yang dusta,
Yang memberi tempat bagi kebenaran,
Dan menempatkan kebatilan dalam kehampaan.
Pada hari itu, tidak ada yang tersembunyi,
Semua terungkap di hadapan-Mu,
Seperti benih yang akhirnya tumbuh,
Menjadi pohon yang kokoh atau tergerus angin.

Maaliki Yaumiddin,
Hari yang kau miliki, adalah hari yang pasti,
Di mana segala yang tersembunyi akan terungkap,
Di mana setiap jiwa akan dipertanggungjawabkan,
Di mana setiap amal—baik atau buruk—akan kembali pada asalnya.
Engkau adalah Pemilik Hari yang Tiada Batas,
Yang mengatur segala dengan penuh kasih,
Namun tak terhindarkan dari keadilan yang sempurna.

Engkau adalah penguasa,
Di hari yang tak ada tempat bagi penyesalan,
Di hari yang menjadi akhir dari setiap perjalanan,
Namun juga awal bagi kehidupan yang sejati.

*****

Cawas, 5 Mei 2025

 

 


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Puisi Penguasa Hari Pembalasan"

Post a Comment

mohon meninggalkan komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel